SELAIN Matematika, mata pelajaran Bahasa Inggris adalah satu mata pelajaran (mapel) yang cukup sulit dipelajari. Sebagai bahasa asing, mereka sering kesulitan untuk menghapal kosakata en struktur bahasanya.
Padahal sebagai salah satu bahasa internasional yang dipakai jadi bahasa pengantar komunikasi, bahasa Inggris wajib untuk dipelajari bila nggak mau ketinggalan. Apalagi sekarang jamannya persaingan bebas yang menuntut generasi muda lebih berkualitas untuk berkompetisi dengan kaum muda negara lain.
Nah sadar akan hal ini, Aswin Bahar Pratama pun getol belajar bahasa Inggris. Cause nurut siswa kelas XI SMAN 1 Kasihan ini, kemampuan berbahasa akan jadi bekal dia dalam bersaing di era global ini.
"Kemampuan berbahasa wajib dimiliki generasi muda agar nggak ketinggalan akan kemajuan jaman," papar Aswin saat berbincang ama Bernas Remaja, Selasa (9/3).
Belajar Bahasa Inggris, nurut cowok kelahiran Surabaya 4 Juni 1993 itu sebenarnya nggak sulit. Yang penting belajar bahasa itu dianggap sesuatu yang mengasyikkan. Bila udah seneng, maka pembelajarannya pun akan jadi lebih mudah.
Hal tersebut dibuktikan putra pasangan Bapak Prapto Slamet en Ibu Pramini ini. Selain gape ngomong bahasa Inggris, Aswin berhasil meraih berbagai penghargaan.
Diantaranya juara I Lomba Debat Bahasa Inggris se‑kabupaten Bantul en juara I Debat Bahasa Inggris se‑propinsi DIY. Selain itu juara I debat Bahasa Inggris tingkat regional di UMY, juara I pidato Bahasa Inggris se‑DIY di Politeknik API.
Dengan kemampuan semacam ini, Aswin pun bercita‑cita pengen jadi duta besar di luar negeri. So nggak cuma penguasaan bahasa yang bisa dicapainya but also pengetahuan akan budaya, seni, politik, ekonomi dan sebagainya.
"Kemampuan bahasa Inggris khan bisa jadi bekal awal untuk belajar budaya, seni, politik, ekonomi negara‑negara lain," ujarnya. (ptu)