LONDON--Hatrik Nicklas Bendtner mengantarkan Arsenal untuk melibas Porto dengan kemenangan 5‑0 dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di kandang Arsenal, Rabu (10/3) dinihari WIB. Dengan kemenangan itu, Arsenal unggul secara agregat 6-2 (pada leg pertama Arsenal kalah 1-2).
Samir Nasri dan Emmanuel Eboue juga menyarangkan bola saat Arsenal menggenapi kemenangan Arsenal untuk mencapai babak delapan besar untuk ketigakalinya berturut‑turut.
Bendtner adalah orang yang dipersalahkan karena melakukan serangkaian kegagalan dalam Liga Premier saat menang atas Burnley, akhir pekan lalu. Namun ia menjawab kritik itu dengan penampilan berwibawa untuk menyempurnakan penampilan mempesona dari tim asuhan manajer Arsene Wenger itu.
"Itu menunjukkan betapa cepatnya sepak bola berubah. Saya harap ini tidak membuatnya terlalu percaya diri. Tetapi ini bagus buat dia terutama setelah Sabtu lalu beberapa kali gagal memanfaatkan peluang emas. Saya harap ini akan memberinya semangat untuk bekerja lebih keras," kata Wenger.
Porto belum pernah memenangi pertandingan Eropa di Inggris sebelumnya tetapi catatan buruk Arsenal membalikkan keadaan defisit pada pertemuan pertama memberi tim asal Portugal itu harapan untuk mempertahankan keunggulan 2‑1.
Namun, harapan itu tidak berlangsung lama pada malam yang dingin di London Utara itu. Kapten Arsenal yang cedera Cesc Fabregas, yang perannya di lapangan tengah dilaksanakan dengan baik oleh Nasri, mengatakan dalam catatan programnya, ia berharap Bendtner menyelamatkan gol‑golnya bagi Porto.
Setelah 10 menit penyerang asal Denmark itu menjalankan tugas dengan baik ketika ia menyorongkan bola ke gawang yang kosong setelah kiper Helton dengan berani mengelakkan usaha Andrei Arshavin yang diumpan Nasri. Langkah Arshavin dan tipuan Bendtner menghasilkan gol kedua pada menit ke‑25 saat Arsenal memimpin dalam agregat.
Porto sejenak menikmati tekanan pada awal babak kedua tetapi setelah Falcao gagal memanfaatkan peluang terbaik malam itu, pertandingan berlangsung normal. Dua gol dalam empat menit setelah pertandingan berlangsung satu jam lebih mematikan tim tamu. Setelah menit ke‑63 Nasri berlari menuju area Porto dan menggiring bola melewati tiga pemain belakang sebelum menyarangkan tembakannya.
Kemudian Arshavin menerobos Porto dan umpan baliknya membuat Eboue berputar melewati Helton yang putus asa dan menyarangkan bola ke gawang tanpa penjagaan. Bendtner menggenapi hatriknya dengan tendangan yang tampaknya terakhir dalam pertandingan itu dari titip penalti ke sudut dalam gawang setelah Eboue dijatuhkan. (ant/rtr)