Hari Ini Remboeg Kampoeng Jilid 2 Bahas Pertanahan di Sleman Senin, 2 Jun 2008 09:02:45 KASIHAN -- Mengulang sukses Remboeg Kampoeng (Rekam) Jilid 1, Harian Bernas Jogja bersama Dji Sam Soe kembali menggelar Remboeg Kampoeng Jilid 2. Jika Rekam sebelumnya mengambil tema Sadar Sampah yang digelar di wilayah Kabupaten Bantul, Rekam jilid 2 kali ini mengambil tempat di Kabupaten Sleman, tema Kupas Tuntas Pertanahan dengan nara sumber dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sleman. Rekam Jilid 2 akan dimulai Senin (2/6) malam ini mulai pukul 19.00-21.00 WIB, dengan mengambil tempat di Dusun Pambregan Kecamatan Sleman. Kemudian di Dusun Minomartani Kecamatan Ngaglik pada tanggal 12 Juni 2008. Disusul, Dusun Jati Sawit Kecamatan Gamping (Rabu, 18/6), Dusun Sompakan Kecamatan Seyegan (Rabu, 25/6) dan Dusun Sempu Kecamatan Pakem (Senin, 30/6). Ketua Panitia Bambang Sukoco menjelaskan, kegiatan Rekam Jilid 2 tetap berbetuk sarasehan yang dikemas secara santai. "Remboeg Kampoeng ini hanya sebatas sebagai edukasi kepada masyarakat dan diselenggarakan terbatas hanya lima titik wilayah Kabupaten Sleman, yakni Dusun Pambregan, Minomartani, Jatisawit, Sompokan dan Sempu," kata Bambang yang juga Pimpinan Perusahaan Harian Bernas Jogja di ruang kerjanya, Sabtu lalu. Rekam Jilid 2 di Sleman sengaja dipilihkan tema pertanahan, dikarenakan diantara wilayah lainnya di DIY, perkembangan Sleman sebagai daerah pemukiman dan perumahan sangat signifikan. Sehingga banyak kasus‑kasus pertanahan yang muncul dan biasanya yang menjadi korban kerugian adalah masyarakat khususnya di pedesaan. Bahkan kasus pertanahan yang terjadi pun bisa berujung pada negara sebagai pemegang regulasi atau pemerintahan setempat yang dirugikan. "BPN Sleman sangat mendukung kegiatan yang diadakan oleh Koran Bernas Jogja dan Dji Sam Soe," Sugiarto dari BPN Sleman. Sementara ketika dihubungi untuk dimintai komentarnya oleh Bernas Jogja, Fidelis Indiarto, Manager Area Marketing PT HM Sampoerna Yogyakarta sebagai wakil dari produsen rokok Dji Sam Soe, merasa perlu mendukung kegiatan yang sangat positif ini terlebih kegiatan yang melibatkan pemberdayaan masyarakat. Konsep acara Remboeg Kampoeng Jilid 2 tetap dikemas dalam bentuk saresehan santai, namun sedikit berbeda dengan kegiatan yang diselenggarkan sebelumnya, terutama dalam hal pengorganisasian acara dan pengisi hiburan benar‑benar melibatkan pemberdayaan potensi masyarakat setempat. (*)
|
|