Liverpool Tersandung Kamis, 1 Okt 2009 11:22:51 MILAN-- Salah satu tim tangguh asal Inggris, Liverpool, tersandung di tangan Fiorentina. Tim asuhan Rafael Benitez ini kalah 0-2 dalam pertandingan lanjutan Grup E Liga Champions, Rabu (30/9) dinihari WIB. Pemain berambut kusut Stevan Jovetic membuat kejutan dengan mencetak dua gol kemenangan Fiorentina. Striker dari Montenegro yang hanya bermain di Grup E karena Alberto Gilardino sedang dihukum itu, mengatasi perangkap offside untuk mencetak angka pembuka pada menit ke‑28 dan menambahnya dari jarak dekat sembilan menit kemudian, membuat tim lima kali juara itu terperangah. "Saya amat gembira dapat mencetak dua gol melawan Liverpool. Ini merupakan hasil bagus," katanya kepada televisi Italia setelah membuat hal baru bagi Fiorentina, yang kalah dalam pertandingan pembuka grup. Ketua klub Andrea Della Valle mengundurkan diri minggu lalu. Pelatih Liverpool Rafael Benitez mengaku timnya bermain buruk sehingga kalah. Namun ia pun mengeluhkan perubahan aturan offside mempengaruhi kekalahan mereka. Stevan Jovetic mencetak dua gol dalam pertandingan itu saat rekannya, Adrian Mutu, berada pada posisi offside saat akan mengirim umpan kepadanya. Namun, posisi Mutu dianggap tidak mempengaruhi jalannya pertandingan, padahal dalam aturan lama hakim garis harus mengangkat bendera. "Aturan baru offside itu mengubah segalanya," kata Benitez dalam temu pers. "Sekarang kita tidak mengetahui apakah posisi pemain mempengaruhi jalannya pertandingan atau tidak ketika ia berada di dekat gawang. Sangat sukar bagi siapa pun melihat apakah seorang pemain dalam posisi offside atau tidak. Tapi saya kira Jovetic dalam posisi benar. Kesalahan ada di pihak kami," katanya. Tim juara Eropa lima kali itu menunjukkan permainan tidak seperti biasa di bagian pertahanan. Namun Benitez menolak menyalahkan lini belakang kendati ia kecewa dan tetap yakin para pemain akan bermain bagus melawan Chelsea pada laga Liga Utama akhir minggu ini. "Saya kecewa dengan tantangan di mana‑mana. Begitu banyak masalah, kami membuat kesalahan pula. Kami harus mengubah irama dan babak kedua harus lebih baik. Saya kira pertandingan melawan Chelsea akan lebih baik," katanya. Sementara pelatih Fiorentina Cesare Prandelli menyatakan amat gembira dengan perolehan angka penuh pertama mereka pada laga di Grup E itu. "Kami amat beruntung. Serangan kami bagus dan striker melakukan pekerjaan dengan baik, menyerang dari posisi mereka," katanya. "Babak pertama merupakan penampilan terbaik yang pernah saya lihat dalam tim saya. Mereka dengan cepat menekan lawan dan memenangi pertandingan," katanya. Ia juga memuji pemain remaja yang dalam kondisi puncak dari Montenegro, Jovetic, yang melakukan pekerjaan dengan baik sebagai pengganti rekannya yang sedang dihukum Alberto Gilardino. "Jovetic melakukan hal yang melebihi yang harus dilakukan di lini depan. Tahun lalu ia sudah menunjukkan mutu permainan, tapi tahun ini ia sudah melakukan sesuatu untuk tim," katanya. (ant/rtr)
| Indeks BOLA hal 1 dari 43 | next >> |
|
|