Waspadai Kejahatan di ATM Oleh : Y. Wahyu Himawan Senin, 12 Okt 2009 09:51:25 SEIRING dengan kemajuan zaman, saat ini banyak orang tidak lagi membawa uang tunai dengan jumlah banyak, namun sudah tergantikan dengan kartu ATM. Dengan kartu tersebut seorang nasabah bank secara leluasa selama 24 jam bisa bebas menarik dana di rekeningya melalui mesin ATM dengan memasukkan kode PIN (Personal Identity Number). Bahkan di mesin ATM seorang nasabah bisa melakukan transaksi lainnya seperti transfer antar rekening, antarbank, pembayaran tagihan telepon, PLN, PBB, SPP, isi ulang pulsa, pembayaran tiket pesawat dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan di ATM. Di sisi lain, masyarakat pengguna ATM ini seringkali menjadi sasaran kejahatan. Tentunya kita perlu waspada dan berhati‑hati. Kasus kejahatan di ATM khususnya yang berada di Public Area, masih cukup marak, walaupun sebenarnya tergolong motif operandi lama. Masih saja banyak warga masyarakat pengguna fasilitas yang disediakan oleh sejumlah bank ini menjadi korban penipuan, yang mengakibatkan hilangnya saldo rekeningnya. Ini terjadi karena masih banyak warga masyarakat yang belum mengerti pentingnya menjaga kerahasiaan PIN ATM. Perlu kita ketahui, ketika seorang nasabah menerima kartu ATM beserta PIN maka segala tanggung jawab yang menyangkut kartu ATM itu beralih pada nasabah pemegang kartu tersebut. Pada dasarnya PIN yang diberikan oleh bank kepada nasabahnya bersifat rahasia, bahkan petugas bank dalam situasi maupun kondisi apapun tidak pernah dan tidak diperbolehkan menanyakan maupun mengetahui nomor PIN nasabahnya. Dalam kasus pembobolan rekening melalui ATM yang sering terjadi adalah sebagai berikut : Pelaku kejahatan memasang suatu benda, atau mengganjal pada lubang kartu yang ada di mesin ATM agar kartu nasabah tidak bisa terbaca oleh mesin ATM. Bersamaan dengan itu pelaku menempel sticker call center palsu bank tersebut, sehingga yang terjadi apabila nasabah memasukkan kartu ke mesin tersebut berakibat seolah‑olah mesin ATM offline dan kartu tidak keluar atau tertelan oleh mesin. Padahal yang sesungguhnya terjadi kartu tersebut tidak bisa terbaca oleh sistem karena terganjal oleh benda yang dipasang oleh pelaku kejahatan di dalam card reader mesin ATM. Apabila Anda mengalami hal tersebut jangan panik, karena justru kepanikan inilah yang diharapkan oleh si pelaku kejahatan. Karena panik nasabah serta merta langsung menelepon nomor card center palsu tersebut yang ditempel oleh si pelaku. Atau pelaku akan berpura‑pura menjadi dewa penolong dengan menawarkan bantuan kepada Anda dengan meminjamkan ponsel dan seolah-olah menghubungkan call center bank melalui ponselnya, padahal pelaku tersebut menghubungkan Anda dengan komplotan atau sindikatnya guna mengorek informasi nomor PIN Anda. Biasanya pelaku menambah ketakutan dan kepanikan Anda dengan menceritakan seolah‑olah dia pernah mengalami kejadian serupa dan apabila tidak minta blokir rekening dananya hilang. Anda akan semakin panik dan takut sehingga tanpa berpikir panjang Anda akan menerima bantuannya. Setelah terhubung dengan call center palsu dengan dalih untuk keperluan pemblokiran kartu, mereka akan menanyakan PIN kepada Anda. Setelah Anda berlalu, mereka mengambil kartu yang ada di mesin ATM tersebut karena kartu tersebut sebenarnya masih berada di lubang kartu mesin ATM akibat diganjal. Maka dengan mudah mereka menarik uang dari rekening Anda dengan kartu ATM Anda dan nomor PIN Anda yang sebelumnya telah Anda sebutkan. Sangat penting bagi Anda untuk membaca peringatan yang dipasang atau ditempel oleh bank Anda di ruang ATM, karena hampir semua bank yang menyediakan mesin ATM sudah memasang peringatan-peringatan untuk melindungi nasabahnya, akan tetapi jarang sekali mereka baca. Ketika seorang nasabah mengalami kasus pembobolan rekening melalui ATM, nasabah sedikit banyak menyalahkan bank yang bersangkutan, mengapa sampai ada sticker call center palsu dan sebagainya. Padahal kenyataannya pelaku kejahatan tersebut main kucing-kucingan dengan petugas bank, bahkan apabila mereka sudah berhasil menjalankan aksinya, sticker palsu yang semula mereka tempel pada mesin atau ruang ATM akan langsung mereka lepas kembali. Beberapa tips Untuk menghindari kejadian yang tidak kita inginkan di ATM di bawah ini beberapa tips yang bisa Anda ingat dan lakukan sebagai berikut : Waspada terhadap segala bentuk penipuan melalui SMS/telepon dengan iming‑iming hadiah yang menggiurkan; Waspada terhadap orang yang tidak Anda kenal di lokasi ATM yang seolah‑olah menawarkan bantuan apabila Anda mengalami kesulitan atau permasalahan apapun di ATM; Jagalah kerahasiaan PIN kartu ATM Anda dan jangan memberitahukan nomor PIN kepada siapapun termasuk kepada petugas bank dalam situasi atau kondisi apapun; Bacalah peringatan‑peringatan yang ditempel oleh bank penyedia ATM (hampir semua bank penyedia ATM sudah memasang atau menempel peringatan kepada para nasabahnya di ruang ATM, bahkan pada display layar ATM); Berhati‑hatilah apabila Anda memasuki ruang ATM sebuah bank dan menemukan papan peringatan maupun sticker peringatan yang rusak atau dalam kondisi dicorat‑coret khususnya nomor telpon call centernya (karena kemungkinan besar peringatan tersebut sengaja dirusak oleh pelaku kejahatan untuk memuluskan aksinya). Kemudian apabila Anda tidak hafal nomor call center bank Anda, catat dan simpan di phone book ponsel Anda, sehingga sewaktu‑waktu Anda dapat dengan mudah menghubunginya sendiri apabila diperlukan; Apabila Anda mengalami permasalahan khususnya di mesin ATM, agar segera menghubungi call center tanpa bantuan orang lain; Jangan sekali-sekali menulis nomor PIN Anda pada kartu ATM; Bila Anda selesai bertransaksi di mesin ATM pastikan kartu maupun uang tidak tertinggal pada mesin ATM. Selalu waspada dan berhati‑hati adalah hal yang bisa kita lakukan agar terhindar dari aksi kejahatan, karena dengan Anda membawa kartu ATM sama artinya Anda membawa seluruh uang tunai yang ada di rekening Anda. Bila menjalankan beberapa tips diatas semoga Anda akan aman, setidaknya Anda sudah dapat mengantisipasi kejahatan di ATM. *** Y. Wahyu Himawan, Pelaksana ATM Koordinator Bank Mandiri Yogyakarta
| Indeks WACANA hal 1 dari 69 | next >> |
 INTERNASIONAL
|
 JAWA TENGAH
|
 NASIONAL
|
 SPORT
|
 PENDIDIKAN
|
 WACANA
|
 MAGELANG
| |
|
|