JOGJA‑‑ Kejuaraan olahraga bulutangkis SD/SMP tingkat regional Milo School Competition (MSC) akan digelar 5‑10 April mendatang. Di tingkat DIY, kompetisi ini akan diikuti 550 pelajar SD/SMP yang terdiri dari 300 siswa SMP dan 250 siswa SD.
Pertandingan yang akan dilaksanakan di Stadion Kridosono ini merupakan seleksi atlet tingkat pelajar SD dan SMP untuk mencari bibit unggul atlet bulutangkis sejak dini. Sehingga mereka bisa dibina secara berjenjang dan berkesinambungan.
"Pola pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan bagi atlet berbakat usia dini ini sangat memungkinkan tumbuhnya atlet yang handal dalam prestasi olaraga sesuai potensinya," papar Kepala Balai Pemuda Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY Basiran kepada wartawan di Gubug Resto, Kamis (11/3).
Atlet pelajar yang berhasil meraih juara dalam kompetisi ini dipersiapkan untuk dikirim ke ajang serupa di tingkat nasional. Mereka akan ikut berkompetisi bersama atlet pelajar lainnya dari Jakarta, Makasar dan Medan.
Dalam seleksi kali ini, BPO Dikpora DIY bekerjasama dengan Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) DIY dan Bapopsi DIY. Event tersebut juga didukung dunia industri sebagai bentuk corporate social responsibility (CSR).
"Pembinaan atlet pelajar tidak bisa dilakukan sendiri karena membutuhkan dukungan dari berbagai pihak karena keterbatasan anggaran," ujarnya.
Ketua II Bapopsi DIY Yudi Kurnia menambahkan, seleksi dilakukan untuk kategori perorangan dan beregu. Pendaftaran seleksi dibuka hingga 31 Maret di BPO Dikpora DIY dan Kantor Dikpora DIY.
"Setiap sekolah bisa mengirim maksimal 2‑4 siswa untuk ikut seleksi perorangan atau beregu untuk usia 6‑15 tahun," ujarnya seraya menambahkan technical meeting akan dilaksanakan 30 Maret di Kantor Dikpora DIY.
Dalam seleksi itu, setiap hari akan digelar 120 pertandingan. Pemenang akan mengikuti final di Jakarta memperebutkan Piala Taufik Hidayat dan sejumlah uang pembinaan. Kegiatan semacam ini, menurut Yudi, sudah dilaksanakan sejak 2002 di 18 propinsi. Namun baru kali ini ada kerjasama dari berbagai pihak dalam mendukung pengembangan potensi atlet pelajar. "Kami mendukung kegiatan tiap level untuk pengembangan potensi atlet pelajar di DIY," imbuhnya. (ptu)