CyberNas Group : CyberNas | Metro | Teen | Community | Buzz | Weekend | Kids | Style | Culture | Women | Event | Sport | Game

Detail news : CyberNas > NASIONAL > 6985
Jumat, 03 September 2010 | 07:51:17 wib
BC Tutup 1.500 Pabrik Rokok
Kamis, 28 Ags 2008 09:26:09

       KEDIRI -- Direktorat Bea dan Cukai (BC) telah menutup sedikitnya 1.500 pabrik rokok selama tahun 2008 karena berbagai alasan. "Ada banyak persoalan penutupan pabrik rokok ini, mulai dari tidak adanya izin resmi, penyalahgunaan pita cukai hingga penjualan rokok ilegal," kata Dirjen Bea dan Cukai, Anwar Suprijadi di Kediri, Jawa Timur, Rabu. 
     Menurut dia, pabrik rokok tersebut berpotensi merugikan perusahaan lain dan merugikan negara. "Mereka ini rata‑rata perusaahaan rokok golongan tiga," katanya saat meresmikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kediri. 
     Selain itu penutupan pabrik rokok tersebut untuk memenuhi target pendapatan dari cukai rokok pada tahun 2008 sebesar Rp46,5 triliun. 
     "Makanya untuk bisa mencapai target tersebut, kami juga telah menaikkan tarif pita cukai," katanya sambil menambahkan pada tahun 2008 ini tidak akan ada lagi kenaikan tarif cukai baru. 
     Menyinggung mengenai Dana Bagi Hasil (DBH) cukai rokok, Anwar menyatakan, penggunaannya sepenuhnya ada pada pemerintah daerah masing‑masing. 
     Namun demikian, dia tetap mengingatkan, agar penggunaan DBH itu tetap mengacu pada program sosialisasi legalitas cukai rokok dan bidang kesehatan. 
     Sebelumnya Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kediri berlokasi di Jalan Letjen Suprapto Kediri. Kemudian dipindah ke bangunan baru di Jalan Diponegoro Kediri. 
     "Pemindahan ini karena kantor yang lama sudah tidak layak lagi," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kediri, Iyan Rubiyanto. 
     Pada tahun 2008 ini, pihaknya ditargetkan menerima pemasukan dari pita cukai beberapa perusahaan rokok di Kediri, Jombang, dan Nganjuk mencapai Rp 14 triliun.
     Terkait rencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram untuk rokok kembali mendapatkan tentangan. Setelah sebelumnya kalangan kiai dan pengusaha rokok, Anwar menyayangkan rencana MUI tersebut.
     Kepada detiksurabaya.com dalam peresmian Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri. "Pada dasarnya sumbangan cukai dari perusahaan rokok ke negara kan sangat besar, dan tentunya hal tersebut harus diperhatikan oleh MUI sebelum mengeluarkan fatwa haram untuk rokok,"  kata Anwar tegas, Rabu (27/8).
     Anwar menjelaskan, untuk tahun 2008 ini DJBC ditergetkan dapat menghimpun cukai dari indistri rokok, untuk selanjutnya disumbangkan ke kas negara sebesar Rp 19 triliun. Jumlah tersebut meningkat 42 persen dari target yang dibebankan pada tahun sebelumnya.   
     "Bayangkan angka itu sama dengan alokasi pemerintah untuk bantuan langsung tunai. Dan jika cukai tidak dapat dihimpun karena ada fatwa haram untuk rokok, negara harus kembali mengutang untuk pemenuhan kesejahteraan rakyatnya," jelas Anwar.
     Atas dasar pertimbangan tersebut, Anwar meminta MUI dapat meninjau ulang rencananya untuk menerbitkan fatwa haram untuk rokok. 
     Hal serupa juga diungkapkan oleh Slamet Boediono selaku Wakil Kepala Divisi Umum PT.Gudang Garam,Tbk. Menurutnya, MUI hendaknya tak hanya melihat dari satu aspek dalam rencananya mengeluarkan fatwa haram untuk rokok.
     "Masih banyak aspek lain yang menguntungkan dari rokok, dan hendaknya itu diperhatikan," tegas Slamet. Dikatakannya, beberapa aspek baik dari industri rokok antara lain tertampungnya tenaga kerja dalam jumlah besar, terjaminnya kesejahteraan patani tembakau dan tidak hilangnya pekerjaan pedagang rokok kelas kecil di.
     Satu hal lagi yang disampaikan Slamet agar MUI dapat mempertimbangkan rencananya mengeluarkan fatwa haram rokok, adalah sumbangsih yang tidak sedikit kalangan pengusaha rokok pada negara yang bersumber dari pajak pembelian pita cukai.
     "Tahun ini saja kami berikan Rp 9,4 miliar hanya untuk Kediri, dan tentunya ke negara jumlahnya akan sangat lebih besar," ujar Slamet. (bj/*)

Indeks NASIONAL hal 1 dari 285 | next >>
Terbaru dari CyberNas
INTERNASIONAL
JAWA TENGAH
NASIONAL
SPORT
PENDIDIKAN
WACANA
MAGELANG
 
Berita Terkait
Nunun Diduga Otak Distribusi Cek Ke DPR
(Sabtu, 13 Mar 2010 10:13:58)
BLT DIHENTIKAN SEMENTARA
(Sabtu, 13 Mar 2010 10:13:04)
SBY Torehkan Sejarah
(Kamis, 11 Mar 2010 11:18:20)
KPK DALAM KONDISI LEMAH
(Rabu, 10 Mar 2010 11:27:04)
Bank Mutiara Tidak Mungkin Kembalikan PMS Lima Tahun
(Rabu, 10 Mar 2010 11:25:39)

Cyber Nas
PWI JATENG AWARD
(Senin, 15 Mar 2010 11:11:22)
Perampok Gasak Toko Emas
(Senin, 15 Mar 2010 11:09:35)
Takmir Masjid Tertipu Puluhan Juta
(Senin, 15 Mar 2010 11:08:42)
Cyber Metro
Kamar Kos Dibobol
(Jumat, 23 Apr 2010 10:51:06)
Dua Motor Hilang
(Jumat, 23 Apr 2010 10:49:53)
Dianiaya, Lapor Polisi
(Jumat, 23 Apr 2010 10:48:57)
Cyber Teen
Yuk Nyanyi Lagu Kebangsaan Seblum Belajar...
(Rabu, 10 Mar 2010 10:16:16)
Perlu Upaya Menyeluruh
(Rabu, 10 Mar 2010 10:14:59)
Aswin Bahar Pratama Jago Bahasa Inggris
(Rabu, 10 Mar 2010 10:13:37)
Cyber Community
Sanli BTI Direspon Positif
(Sabtu, 12 Sep 2009 12:56:27)
PITI: Indonesia Diperhitungkan Tiongkok
(Sabtu, 12 Sep 2009 12:53:52)
Donor Darah di RS Panti Rapih
(Sabtu, 12 Sep 2009 12:51:38)
Cyber Buzz
Dokter Kecil untuk Indonesia Lebih Sehat
(Jumat, 16 Apr 2010 14:08:24)
China Kucurkan Kredit Lunak Industri TPT
(Jumat, 16 Apr 2010 14:06:14)
Pemerintah Akan Jual SUN Rp 5 Triliun
(Jumat, 16 Apr 2010 14:04:31)
Cyber Weekend
Gunung Nglanggeran Alternatif Wisata
(Sabtu, 12 Sep 2009 11:19:19)
Sekolah Impian, Kualitas Atawa Gengsi ?
(Rabu, 9 Jul 2008 14:00:16)
Sekolah Negeri Masih Difavoritkan
(Rabu, 9 Jul 2008 13:56:47)
Cyber Kids
Dapat Sertifikat Bahasa Inggris
(Senin, 3 Ags 2009 11:45:34)
Mengenal SDIT Internasional Luqman Al-Hakim
(Senin, 3 Ags 2009 11:44:30)
Lihat Pameran Sambil Belajar
(Senin, 3 Ags 2009 11:43:32)
Cyber Style
Gaya Simpel dan Unik Sedang Booming
(Senin, 21 Jul 2008 10:28:00)
Menyulap Interior Mobil Sesuai Selera
(Kamis, 26 Jan 2006 09:24:17)
Pasar Mobil 2006 Masih Potensial
(Senin, 5 Des 2005 13:40:22)
Cyber Culture
Tari Pendet dan Klaim Malaysia
(Rabu, 26 Ags 2009 12:05:37)
Pendet, Tari Persembahan Nan Agung
(Rabu, 26 Ags 2009 12:04:48)
Gamelan
(Sabtu, 11 Feb 2006 20:49:55)
Cyber Women
Puasa, Perpanjang Usia Biologis
(Senin, 3 Ags 2009 11:33:58)
Cermat Memilih Les untuk Anak
(Senin, 3 Ags 2009 11:32:47)
Urusan Sarapan, Kenapa Harus Ibu?
(Senin, 3 Ags 2009 11:31:42)
Cyber Event
Digelar "Sing&Modern Dance Competition"
(Sabtu, 23 Mei 2009 09:00:00)
Pokmas, Upaya Percepat Penyelesaian Masalah Pertanahan
(Rabu, 2 Jul 2008 11:46:59)
Bahas Pertanahan di Sleman
(Senin, 2 Jun 2008 09:02:45)
Cyber Sport
18 Klub Peserta LSI Dapat Mobil
(Senin, 15 Mar 2010 10:54:39)
Gresik United Cukur Deltras 3 0
(Senin, 15 Mar 2010 10:53:52)
Peluang PSIS ke Liga Super Tertutup
(Senin, 15 Mar 2010 10:52:50)
  

CyberNas Group : CyberNas | Metro | Teen | Community | Buzz | Weekend | Kids | Style | Culture | Women | Event | Sport | Game
Cyber Partner : Kedutaan RI | Hotel | Industri | Bank | University | Pesawat Terbang | Kereta Api | Taxi | Restouran | Bar & cafe
Powered by ELPRIMA GROUP