BANTUL -- Persiba Bantul pesta gol setelah tampil gemilang saat menjamu Persikota dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2009/2010 Grup II/Wilayah Tengah, di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (5/3) sore. Persiba berhasil mempersembahkan kemenangan telak, 5-0 tanpa balas kepada publik pendukungnya, khususnya suporter Paserbumi.
Dengan tambahan poin penuh tersebut, Persiba Bantul yang meraup total nilai 31 kembali mengambilalih posisi puncak klasemen sementara dari rival terberatnya, Deltras Sidoarjo.
Kendati harus bermain di bawah guyuran hujan lumayan deras yang mengakibatkan kondisi lapangan licin, ternyata tidak menjadi kendala bagi Seto Nurdiyantoro dan kawan-kawan. Bahkan, sepanjang permainan, Persikota praktis hanya menjadi bulan-bulanan Persiba. Akibatnya, bola pun lebih banyak bergulir di daerah Persikota, sehingga penjaga gawang Persiba, Wahyu Tri Nugoho nyaris menganggur.
Gol Persiba dibuka lewat hasil eksekusi penalti Ezequiel Gonzales, menit ke-11, menyusul pelanggaran keras yang dilakukan kiper Persikota, Sofyan Hadi saat berebut bola dengan pemain asing tim Laskar Sultan Agung tersebut. Sedangkan gol ke-dua Persiba, disumbangkan striker Ugik Sugiyanto, menit ke-37, memanfaatkan kerja sama dengan Eze, panggilan sehari-hari Ezequiel.
Meskipun sudah leading 2-0, di babak kedua, penampilan tim asuhan pelatih Eduard Tjong tersebut, ternyata semakin merajalela. Kondisi itu membuat anak-anak Persikota kewalahan untuk meredam tekanan demi tekanan yang secara sporadis dilancarkan Seto Nurdiyantoro dan kawan-kawan. Akibatnya, Persiba kembali berhasil mencetak tambahan tiga gol, dua di antaranya diborong Slamet Nurcahyo melalui heading dan tendangan keras dari jarak jauh yang semuanya memanfaatkan umpan matang Eze, masing-masing menit ke-65 dan menit ke-71. Sedangkan gol terakhir Persiba yang sekaligus mengubah skor menjadi 5-0, dicetak melalui tendangan jarak jauh kapten tim, Seto Nurdiyantoro saat injury time selama tiga menit.
Manajer tim Persiba yang juga Bupati Bantul, HM Idham Samawi yang ditemui wartawan seusai pertandingan, mengaku puas atas hasil akhir maupun penampilan Seto dn kawan-kawan. "Anak-anak bermain bagus, semua lini hidup dan bisa berkembang," ujarnya dengan wajah sumringah. Komentar senada juga diungkapkan pelatih Persiba, Eduard Tjong. "Saya puas, karena anak-anak bermain dengan fighting spirit yang tinggi," ungkap Edu, panggilan akrabnya. Dari kubu Persikota melalui Asisten Manajer, Sahril secara sportif mengakui, Persiba memang pantas menang, karena bermain lebih bagus. "Kami tidak bisa berbuat banyak, karena anak-anak mengalami kelelahan," jelas Sahril. (rob)