ISTIMEWA TIM PENARI -- Ke-10 penari Sendratari Langen Asmara Keluarga Bahagia Sejahtera, tim Seni Budaya KB Provinsi DIY yang berhasil keluar sebagai juara kedua di Lampung (1/10) yang lalu. Sendratari Langen Asmara Juara Kedua Rabu, 7 Okt 2009 12:02:56 JOGJA -- Sendratari Langen Asmara Keluarga Bahagia Sejahtera yang dibawakan Tim Seni Budaya KB Provinsi DIY, keluar sebagai juara kedua pada Kolaborasi Wayang Kulit dan Pentas Seni Budaya KB Nusantara dalam rangka Revitalisasi Program KB yang berlangsung di Pringsewu, Lampung, Kamis (1/10). Dibawakan oleh 10 penari yang tergabung dalam Sanggar Tari Krishna pimpinan Agung Tri Susilo SSn SPd, penyajian dari DIY ini memukau penonton. Event ini diikuti tim dari 33 provinsi se Indonesia. Keluar sebagai juara 1 tim Jawa Barat dan juara ketiga tim Bali. "Untuk bisa mengalahkan Bali pun suatu yang sangat berat. Tetapi untuk mengalahkan Jawa Barat, juga belum bisa. Karenanya kita sudah sangat bersyukur atas keberhasilan ini", kata Kepala BKKBN Provinsi DIY Dra Sri Arkandini MM yang memimpin tim DIY, Selasa (6/10) pada acara syukuran. Jabar tampil dengan kontingen berjumlah 105 orang dengan memboyong gamelan hidup. Sedang dari DIY hanya 21 orang, terdiri 10 penari dan selebihnya pendamping. Ia memuji Agung yang mampu menampilkan sebuah kolaborasi seni dengan pesan KB yang runtut dan halus, tanpa merusak pergelaran itu sendiri. Ia berharap, sendratari yang merupakan penyempurnaan dari tampilan di Hotel Garuda Jogja pada Revitalisasi Program KB beberapa bulan yang lalu itu akan bisa meningkatkan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) melalui media tradisional. Sendratari ini merupakan pengembangan dari tarian asli daerah. Menggambarkan kemesraan cinta antara Panji Inu Kertapati dengan Galuh Candrakirana yang berakhir di pelaminan. Secara keseluruhan merupakan gambaran keluarga harmonis yang terbentuk dari lingkungan yang dinamis, penuh tantangan, pengharapan dan semangat yang membara. Kelahiran yang direncanakan, dua anak akan lebih baik merupakan tanggungjawab dan perhatian orangtua akan lebih tercurah. Beban ekonomi keluarga akan terasa ringan dan harapan masa depan akan lebih cerah. Peran ayah dibawakan Agung Tri Susilo, dengan Tatik Siswanti SSn (sebagai ibu), Safira Nurtantia Wilopojati dan Hanif Joaniko Putra (sebagai anak perempuan dan laki-laki). Serta 6 penari prajurit terdiri Yestriyono Piliyanto SSn, Anggoro Budiman, Pulung Jati, Triangga Handito, RM Hermawan Sinung Nugroho serta Otok Fitriyanto. Mereka merupakan penari yang biasa berlatih tari di Pamulangan Beksa 'Sasmita Mardawa' Dalem Pujokusuman. Kasi Advokasi BKKBN Provinsi DIY Heri Sudiati menjelaskan, pada acara tersebut juga dilaksanakan Ruwatan Program KB. Serta pentas wayang kulit dengan dalang Bupati Wonogiri Begug, Bupati Sragen Untung Wiyono dengan pesinden Bupati Karanganyar Hj Rina. Pada syukuran kemarin, Sri Arkandiri menyerahkan plaket serta piagam sebagai juara kedua dari BKKBN Pusat, kepada pimpinan Sanggar Tari 'Krishna' Agung Tri Susilo. (ato)
| Indeks METRO hal 1 dari 324 | next >> |
 METRO
|
 DIY
|
 KASUS/KRIMINAL
|
 INFOTAINMENT
| |
|
|